Konspirasi batin Minggu, 18 November 2018 "Memento Mori"



Segamblang itu Yesus bicara tentang akhir zaman; agar kamu bisa membaca tanda-tandanya, dan terlebih lagi bisa bersiap untuk menghadapinya sehingga tidak terjebak dalam ketakutan.

Tak usahlah bicara terlalu jauh tentang akhir zaman. Yang lebih dekat denganmu adalah kematian. Apakah kamu hidup sebagai orang yang siap dipanggil Tuhan kapan pun? Yang artinya, hidup benar dan kudus setiap waktu? "Memento Mori", kata pepatah Latin kuno. "Ingatlah akan kematian". Kontemplasi saat-saat kematian akan membuatmu lebih berupaya menguduskan hidupmu. Bukan demi pahala, tapi supaya kamu layak memandang wajah Allah pada saatnya nanti.

Tidakkah kamu kagum pada mereka yang bisa mempersiapkan kematiannya dengan khidmat? Mereka yang tersenyum menyongsong saat-saat terakhir hidupnya; mereka yang telah merasa puas berbuat baik dalam hidup mereka; dan mereka yang bahkan tahu kapan tepatnya kematian akan menjemput, namun tetap tenang. Sudahkah hidupmu cukup suci sehingga mampu bersahabat dengan kematian yang tak pasti? Sudah cukupkah perbuatan baikmu?

Kehendak Allah itu misteri, namun kamu bisa memohon rahmat untuk membaca tanda-tandanya, sehingga siap menghadapi kematian maupun akhir zaman. Boleh juga mohon rahmat untuk membaca tanda-tanda apakah si dia cinta kamu atau tidak.

Dan nggak usah menginginkan kematian kalau hasilnya negatif: dia jijik sama kamu.

Pages