Relung-relung Renung Hidupilah komitmen Anda untuk saling membahagiakan


R3. Perkawinan merupakan jalan hidup/pilihan yang dikehendaki oleh Allah sendiri. Perkawinan berakar pada karya penciptaan Allah yang menjadikan segalanya baik adanya. Jadi perkawinan bukan institusi belaka yang dengan mudah dapat diceraikan oleh kehendak manusia, melainkan institusi suci yang dikehendaki Allah.

Allah hadir memberkati, meneguhkan dan menguduskan mereka. Suami-istri tidak memiliki perbedaan derajat. Mereka mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Kesetaraan ini semakin menguatkan mereka untuk senantiasa bertekun mewujudkan kehendak Allah yaitu menjaga kesatuan dan keharmonisan perkawinan atau hidup berkeluarga. Penting untuk diperhatikan bahwa dalam iman Katolik, perkawinan menghidupi dua keutamaan dasariah: monogam (unitas) dan tak terceraikan seumur hidup (indissolubilitas).

Meski demikian, ada fakta yang tak dapat kita tolak bahwa ada keluarga-keluarga Katolik yang hancur di tengah jalan. Persoalan-persoalan dalam keluarga sering tidak diselesaikan dengan baik, tidak dengan hati tetapi mengedepankan emosi dan malah dijadikan alasan untuk memutuskan janji suci yang diikhrarkan di hadapan Allah, imam, saksi dan umat yang hadir. Padahal, yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia. Hidupilah komitmen Anda untuk saling membahagiakan dan bukan untuk menyakiti/menyengsarakan pasangan hidup Anda! ***d2t

Pages