Konspirasi batin Minggu, 23 September 2018 "Anak kecil"

Konspirasi Batin. Kalau kau tahu bahwa pada zaman Yesus anak kecil seringkali tidak dianggap dalam masyarakat, kau akan tahu pesan Yesus tentang pelayanan: bahwa pelayan sejati itu mau menyambut, memerhatikan, dan melayani mereka yang paling tidak penting dalam kelompoknya; mereka yang tidak memberi keuntungan apa-apa. Bahkan merugikan.

Bukankah mereka itu yang kerap kauabaikan dan kauanggap tidak ada?

Mengapa kau tak sempat sekadar berterima kasih pada petugas pom bensin atau kasir minimarket? Karena mereka kauanggap pelayan yang sudah seharusnya melayanimu?

Mengapa kaupelajari bahasa asing sedari kecil, namun enggan berbahasa daerah dengan baik? Karena ingin berkomunikasi dengan orang-orang luar dan orang penting, tapi tak butuh berkomunikasi dengan orang-orang miskin di pasar dan desa yang hanya bisa bahasa daerah?

Mengapa kausimpan kontak orang-orang penting dan berpengaruh, namun kauabaikan orang-orang yang justru membutuhkanmu? Karena mereka merepotkanmu?

Mengapa kau suka mendekati orang-orang pandai, terkenal, kaya dan berpengaruh, namun suka membully mereka yang punya kekurangan dan tak mampu melawan? Karena perasaan mereka tak penting untuk diperhatikan?

Menjadi pelayan itu seperti Guru yang menghabiskan waktu demi mengajari murid paling bodoh di kelas; seperti pimpinan perusahaan yang bersujud meminta maaf di kaki petani yang lahannya mereka rampas; seperti pejabat yang merelakan gajinya untuk membantu orang miskin; seperti presiden yang duduk ngopi di warung bersama rakyatnya; seperti kamu yang membela dan menemani mereka yang dibully; dan tentu seperti Allah yang mau menjadi manusia demi menemani dirimu yang hina itu...

Sekali lagi, mulailah dari hal-hal sederhana. Bahagiakan satu jomblo terhina di malam Minggu ini.🤓

Pages