St PIUS X GEMAWANG


1. Sejarah
Lingkungan St. Pius X Gemawang merupakan lingkungan termuda yang terbentuk karena pemekaran Lingkungan Santo Wilhelmus Gemawang. Diresmikan pada tanggal 2 Agustus 2015 dalam misa yang dipimpin oleh Romo Gregorius Kriswanto, Pr dan Romo Yohanes Dwi Harsanto, Pr.

2. Santo Pelindung
Nama Santo Pius X diambil sebagai nama Santo Pelindung karena Santo Pius adalah seorang kudus yang memiliki belas kasih, cinta kasih, kerendahan hati, kecintaan pada pelayanan umat dan kesederhanaan. Dengan diambilnya nama Santo Pius X sebagai pelindung, umat lingkungan Gemawang berharap juga dapat mengambil semangat cinta kasih, saling melayani dan tetap sederhana. Selain itu dari Lingkungan Gemawang telah lahir seorang Mgr. Pius Riyana Prapdi, Pr yang bertugas menjadi Uskup Di Ketapang.

Berikut profil Santo Pius X:
Nama asli St. Pius X adalah Giuseppe Melchiore Sarto. Lahir di Riese, Treviso, Italy pada tanggal 2 Juni 1835.Ia adalah anak kedua dari sepuluh bersaudara. Lahir dalam suasana kemiskinan sebuah keluarga petani sederhana.
Di tahbiskan menjadi imam tanggal 18 Sepetember 1858.Sebagai seorang imam muda, dia ditugaskan di sebuah paroki di Tombolo.Disini selama 8 tahun Romo Sarto bekerja diantara umatnya yang miskin.


Karena kesalehan dan kemampuannya, Romo Santo diangkat Imam kanonik di Gereja Katedral Treviso pada bulan Juli tahun 1857. Tak lama kemudian ia ditunjuk sebagai pembimbing rohani, pengajar dan rektor di Seminari Treviso. Di usia ke 32 tahun Romo Sarto ditunjuk sebagai pastor kepala di Salzano, sebuah paroki besar di Keuskupan Treviso.Melihat hasil karya Uskup Sarto, Paus Leo XIII mengangkat Sarto menjadi Kardinal pada tanggal 12 Juni 1893.

Tak lama kemudian Paus Leo mengangkatnya menjadi Beatrik di Venessia. Sebagai Beatrik di Venessia, dia memimpin umat yang lebih luas, termasuk didalamnya wilayah Tombolo, Sazano, dan Mantua.Pada tanggal 20 Juli 1903, Paus Leo XIII akhirnya berpulang menghadap Bapa.Seluruh dunia berduka.Maka, kardinal-kardinal diseluruh dunia berkumpul di Roma, untuk mengikuti konklaf untuk memilih Paus baru.

Pada saat Konklaf pemilihan pengganti Paus Leo XIII adalah Kardinal Sarto. Mulanya ia menolak menerima jabatan mulia tersebut. Dengan rendah hati ia meminta para kardinal agar tidak memilihnya menjabat martabat Gerejawi yang luhur itu, namun karena desakan pada Kardinal, akhirnya Kardinal Sarto menerima jabatan itu. Ia hanya bisa menundukkan kepala dan membisikkan, "Fiat Foluntas Tua" (Terjadilah Kehendak-Mu).

Secara resmi ia menerima jabatan sebagai penerus Santo Petrus pada tanggal 9 Agustus 1903.Dengan terpilihnya Kardinal Sarto menjadi Paus dengan mengambil nama Pius X, dunia menjadi sebuah paroki dari kepausan ini.Meskipun ia seorang paus, namun ia tetap sederhana dan sayang pada umat.

Dua minggu setelah Perang Dunia Pertama pecah, Paus Pius X diserang penyakit influenza dan kelemahan tubuuhnya tak dapat bertahan lama.Pada tanggal 20 Agustus 1914, Paus Pius X akhirnya menghadap Allah Bapa. Sebelum meninggal dunia, dalam surat wasiatnya ia menulis: "saya dilahirkan miskin, saya hidup miskin dan saya ingin mati secara miskin pula".

3. Lokasi
Lingkungan Santo Pius X terletak di Dusun Gemawang sebelah timur jalan, Kelurahan Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.
Batas wilayah Lingkungan Santo Pius X adalah:
Barat : Jalan Monjali berbatasan dengan Lingkungan Wilhelmus Gemawang
Utara : Lingkungan Nandan
Timur : Sungai Code
Selatan : SPBU Monjali


4. Kepengurusan Lingkungan
Pengurus Lingkungan periode 2015 – 2017 selengkapnya sebagai berikut :
Ketua : Ibu YM. Sutinem
Sekretaris I : Bpk. Th. Budiyono
Sekretaris II : Ibu L. Desy Puspita sari
Bendahara I : Bpk. A. Triono
Bendahara II : Ibu MM. Suwarsih
Seksi Liturgi :

Bpk. Al. Sumardi
Ibu YFM. Amani
Ibu MA. Tatik Suwarti
Ibu SM. Riptaningsih

Seksi Pewartaan :
Bpk. C. Bambang Sukatja
Bpk. Y. Pono
Bpk. M. Andy Rudhito
Bpk. Y. Eddy Purnomo

Seksi PSE :
Bpk. AY. Widodo
Ibu. B. Sri Rahayu
Bpk. A. Ngadino
Bpk. Ign. MurdokoJati
Bpk. M. Mertani
Ibu Agustinus Susilo Priyadi

Seksi Pangruktiloyo :
Bpk. Alb. Sartono
Ibu B. Sri Rahayu
Bpk. AY. Widodo
Ibu Sofi Handayani
Ibu Y. Sri Wardani
Ibu MM. Nunuk
Ibu Etik Ngadino
Ibu Cicilia Rusmini
Ibu M. Rusi Eritawati
Bpk. Y. Poedjono
Ibu Th. Wiwik Lestari

Seksi Humas :
Ibu C. Irianti
Sdr. E. Erica Puspita
Sdr. B. Putri Kurnia
Sdr. Ana

Seksi Mudika :
Sdr. R. Pungky Adiatma
Sdr. Y. Ona Purnama
Sdr. B. Beni Kurniawan
Sdr. Agnes Prabaswari Andani

Seksi Ibu-ibu Lingkungan : Ibu BS. Widayati
Seksi Pendampingan Keluarga :
Bpk. D. Mudjiono
Bpk. C. Bambang Sukatja
Ibu BS. Widayati
Ibu Y. Sri Wardani


5. Data umat
Jumlah umat dalam Lingkungan Santo Pius X ada 32 Kepala Keluarga yang terdiri dari 92 jiwa dengan jumlah umat yang berusia diatas 65 tahun ada 11 jiwa.
Berikut data umat Lingkungan Santo Pius X

NoKeteranganJumlah
1SD3
2SMP6
3SMA10
4Perguruan Tinggi9
5Pengangguran2
6Pegawai Negeri2
7Wiraswasta34
8Ibu Rumah tangga21
9Bapak Rumah Tangga9
10Dosen3
11Duda2
12Janda7
13Seminari2

6. Kegiatan yang Berjalan
a. Ibadat Jumat 1
b. Latihan koor
c. Pertemuan BKSN
d. Rapat koordinasi Pengurus
e. Rapat perencanaan Ziarah ke Gua Kerep Ambarawa


7. Program Kerja
RENCANA PROGRAM KEGIATAN KERJA LINGKUNGAN ST. PIUS X, GEMAWANGTAHUN 2016

1. Tim Kerja : Kesekretariatan
NoKegiatan
1Mengarsip surat surat masuk maupun keluar.
2Mendata data Umat Lingkungan St. Pius X secara periodik

2. Tim Kerja : Liturgi
NoKegiatanPelaksanaan
1.Ibadat LingkunganJumat I
2.Ibadat Bulan MariaBulan Mei 2016 setiap hari
3Ibadat Bulan Kitab Suci NasionalBulan September 2016
4.Ibadat Bulan RosarioBulan Oktober 2016
5.Misa LingkunganMenyesuaikan Jadwal dari Paroki
6.Misa/Ibadat Keluarga dengan ujub tertentuMenyesuaikan dengan permohonan dari Keluarga
7.Misa/ Ibadat ArwahBila ada kematian
8.Menyiapkan tugas liturgi di gerejaMenyesuaikan jadwal dari paroki
9.Melaksanakan lomba Lektor, koor, PemasmurMenyesuaikan jadwal dari paroki
10.Menyelenggarakan doa bagi yang sakit kerasBila ada yang membutuhkan
11.Menyusun program kegiatan Liturgi th. 2016Bulan Desember 2015
12.Misa Perdana1 Oktober 2015 /latihan 4 x selama bulan september
13.Misa Keluarga (arwah)Koor Lingkungan St. Pius X
14.Misa KematianLatihan Khusus
15.Ibadat untuk Tahun 2016Latihan seminggu 1 kali
16.Ibadat Sabda Jumat IKoor bersama
17.Misa SyukurKoor Bersama

3. Tim Kerja : Pewartaan
NoKegiatanPelaksanaan
1.Menerima Pendaftaran Pelajaran Agama bagi KetekumenSetiap saat sepanjang tahun
2.Menerima pendaftaran babtis bayiSetiap saat sepanjang tahun
3.Menerima persiapan perkawinanSetiap saat sepanjang tahun
4.Mengadakan KPI3 kali setahun
5.Mengadakan rekoleksi lingkungan1 kali setahun
6.Mengadakan perayaan pesta natal dan paskah lingkungan1 kali setahun
7.Menyiapkan peserta lomba baca kitab suci dan masmurInsidental
8.Mengundang kel. Katolik ikut dalam acara kenduriInsidental
9.Meksanakan kegiatan lomba-lombaanak-anak memperingati hari proklamasi, natal dan paskahInsidental
10.Pembekalan PI1 kali setahun

4. Tim Kerja : PSE
NoKegiatanPelaksanaan
1.Menggiatkan aksi soaial hari Natal, Paskah, dan HUT Paroki)Insidental
2.Mendata Keluarga Golongan Ekonomi Lemah 
3.Mendukung kegiatan Paroki:
-          Donor darah
-          Basar dll
 
4.Mengumpulkan dana dan barang 
5.Menyalurkan aksi sosial (paroki dan lingkungan) 
6.Mendata, membantu program beasiswa paroki 
7.Membantu kegiatan APP Lingkungan 

5. Tim Kerja : Pangrutilaya
NoKegiatan
1.MC untuk Pemakaman
2.Humas/Penyebaran berita lelayu
3.Pembelian Peti Mati, Karas, tile, dll
4.Pembelian Bunga
5.Hias Peti dan merangkai bunga
6.Rias Jenazah
7.Urusan Tempat Pemakaman
8.Laporan Kematian ke Paroki (Santunan uang duka dari Paroki dan Pangrutilaya)
9.Iuran Prangrutilaya
10.Pelatihan perawatan wajah jenazah putra/putri
11.Pembelian peralatan rias jenazah (kaos kaki, kaos tangan, salib, dll)
12.Pembuatan Berita Lelayu
13.Pembelian lagu-lagu untuk upacara kematian

6. Tim Kerja : Pendampingan Keluarga
NoKegiatanPelaksanaan
1.Menciptakan gereja mini dalam keluargaDengan sosialisasi pada waktu ibadat dll.
2.Mengunjungi keluarga-keluarga yang bermasalahMengunjungi keluarga yang bermasalah secara diam-diam
3.Memelihara hubungan keluarga yang harmonisSetiap saat
4.Membudayakan kunjungan keluarga terutama pada masa NatalTerutama pada masa Natal

7. Tim Kerja : Ibu-Ibu Lingkungan
NoKegiatanPelaksanaan
1.Mengikuti pertemuan ibu-ibu wilayah dan ParokiHari Minggu, minggu ke 2 (pagi)
Hari Minggu, minggu ke 2 (sore)
2.Mengadakan pertemuan ibu-ibu lingkungan bersama ibu-ibu lingkungan WihelmusHari Minggu, minggu ke 3 (sore)
3.Mengkoordinasikan tugas Caos daharSesuai tugas dari KTK rumah tangga
4.Mengumpulkan dana sosial untuk mengunjungi orang sakitDana dikumpul saat pertemuan ibu-ibu lingkungan
5.Mendukung kegiatan lingkungan, wilayah, paroki dan tim kerja terkaitMenyesuaikan dengan kegiatan terkait

8. Tim Kerja : MUDIKA
NoKegiatan
1.Jalan Salib dan Ziarah
2.Olahraga bersama
3.Nyinom
4.Tugas Parkir
5.Arisan
6.Ikut Hut RI
7.Mendukung Kegiatan OMK

9. Tim Kerja : Humas
NoKegiatan
1.Mengantar Undangan:
a.    Setiap misa lingkungan
b.    Setiap misa lelayu/ arwah
c.    Ibadat jumat pertama
d.   Bulan BKS
e.    Bulan risario/Maria
f.     Rapat-rapat lingkungan
g.    Undangan ziarah
h.    Menyampaikan informasi-informasi
i.      Misa kalau ada ujub
j.      Ibadat KPI
k.    Berita lelayu

Pages