St Ignatius de Loyola Nglempongsari


1 Lokasi / Sejarah.
Keberadaan Lingkungan St Ignatius de Loyola Nglempongsari bersamaan dengan terbentuknya perubahan Status Stasi Nandan menjadi Paroki Administratif St Alfonsus Nandan pada th 2000. Lokasi Lingkungan St Ignatius de Loyola terletak disebelah utara dari gereja Paroki St Alfonsus Nandan yang terdiri atas Dukuh Nglempongsari , Perum Lempongsari , Tegal Krapyak , Nglempong Lor , Krikilan , sebagian Panggungsari , Perumahan AMP dan sebagian desa Sumberan. Lingkungan St Ignatius de Loyola berbatasan dengan wilayah – wilayah sebagai berikut :
  • Sebelah timur : Sungai Boyong / Wilayah Paroki Banteng
  • Sebelah selatan : Jl Jengger / Lingkungan St Anna Jongkang Baru
  • Sebelah barat : Jl Palagan , Jl Kranji / Lingkungan ST Christoporus Bendosari
  • Sebelah Utara : Jl Damai / Wilayah Paroki Banteng
2 Kepengurusan Lingkungan
Ketua Lingkungan dari awal sampai dengan th 2014 berturut – turut sebagai berikut :
1. Petrus Tirta Wijaya Iskandar
2. Almatius Tri Purwantono Prabowo ( 2 x berturut – turut )
3. Andreas Triwiyono
4. FA Dodi Darwanto
5. Heribertus Sugito
6. Andreas Tri wiyono
7. A . Hardo Budiyanto


Pengurus Lingkungan periode 2014 - 2017 selengkapnya sebagai berikut :
Ketua : J.Sukiman
Sekretaris : Thomas Dono Indriyanto
Bendahara : Almatius Tri Purwantono Prabowo


Tim Kerja :
1 Tim Liturgi :
Koordinator : Ignatius Purwanto
Anggota :
a. Peribadatan :
1. Andreas Ngadirin
2. Robertus Esti Raharjo Prasetyo
b. Koor : Ignatius Purwanto
2 Tim Pewartaan :
Koordinator : Johanes Supriyadi
Anggota : MG Sri Suhartiti
3 Tim Pengembangan Sosial Ekonomi
Koordinator : Agustinus Hardo Budiyanto
Anggota :
a. Pangruktiloyo : P. Rini Pujianingsih
b. Sosial Ekonomi : Mathius Purwadi
c. Pendampingan Keluarga : Heribertus Sugito
4 Tim Ibu-ibu lingkungan :
Koordinator : Anastasia Indrati
Anggota :
1. Retno Wisudawati Fransisca
2. Sumiyati Fransisca
3. Rini Pujianingsih
4. Wahyu Wulandari Dorethea
5. Muji Rahayu Maria Magdalena
6. Suci Kirmani Apolonia
7. Yuli Kristanti YF
8. YB Sri Muryati Karsono
9. Anna Christiyanti
10. Theresia Sukarmi
11. Emma Elisabeth Tirtawijaya
12. Sri Suhartiti Maria Goreti
13. Christina Yuniarti
14. Sitorini Ester
15. Rini Raharsih Christina

3 Santo Pelindung Lingkungan
Nama : St Ignatius de Loyola
Santo Ignatius de Loyola digunakan sebagai pelindung lingkungan karena orang pertama kali yang beragama katolik didukuh Nglempongsari dengan nama babtis Ignatius yaitu Bapak Ignatius Ponijo (Alm)

a. Riwayat :
Lahir di Loyola ( Spanyol ) Th 1491
Masuk tentara Spanyol Th 1521
Menjadi Imam Katolik Th 1537
Mendirikan Serikat Yesus Th 1539
Wafat 31 Juli Th 1556 ( dijadikan hari peringatan Lingkungan )
Dibeatifikasikan 27 Juli Th 1609 oleh Paus paulus V
Dikanonisasikan 12 Maret Th 1622 oleh Paus Gregorius XV
b. Ignatius de Loyola dikenal sebagai :
Pemimpin Agama selama Kontra Reformasi . Bakti kepada Gereja Roma dengan ciri khas sikap taat total kepada kekuasaan dan gereja Roma
Mantan Ksatriya Spanyol
Pendiri Serikat Yesus yang mewariskan sekolah di seluruh dunia , di DIY antara lain Sekolah : Kolese de Brito , Kolese Kanisius , Univ Sanata Dharma.
Kutipan Favorit :
BERIKANLAH AKU HANYA CINTA DAN RAHMATMU YA TUHAN , DENGAN ITU AKU SUDAH MENJADI KAYA DAN TIDAK MENGHARAPKAN APA- APA LAGI

c. HUT dan Pesta Nama Lingkungan St Ignatius de Loyola dirayakan setiap tanggal 31 Juli

4 Data Umat
• Jumlah Umat pada Th 2014 : 58 KK dengan jumlah 180 orang terdiridari 83 laki-laki , 97 perempuan
• Jumlah Umat pada Th 2015 : 58 KK dengan jumlah 178 0rang terdiri dari 83 laki-laki ,95 perempuan .
Dengan Rincian sebagai berikut :
o Desa Perum Nglempongsari 37 KK
o Desa Tegal Krapyak 3 KK
o Desa Nglempong Lor 6 KK
o Desa Krikilan 6 KK
o Desa Panggungsari /Perum AMP 5 KK
o Desa Sumberan 1 KK
• Umat menurut golongan umur :
o Usia ( 0 - 6 ) th 7 orang
o Usia ( 7 - 17 )th 24 orang
o Usia ( 18 - 64 ) th 133 orang
o Usia ( 65 - 92 ) th 14 0rang

5 Visi – Misi Lingkungan
a. Visi Lingkungan
Menjadi Lingkungan yang tertata dalam reksa pastoral , terbina dalam iman yang semakin mendalam dan tangguh untuk bersama Yesus Kristus Penebus menghadirkan kerajaan Allah secara signifikan dan relevan bagi warga Gereja dan masyarakat
b. Misi Lingkungan
1. Meningkatkan pemahaman yang benar dan tepat akan kekatolikan kepada umat lingkungan
2. Membangun fondasi Kristus dalam diri umat dan menjadikan Kristus sebagai keyakinan , jalan hidup dan jalan keselamatan.
3. Meningkatkan kesadaran iman umat yang harus berdimensi misioner
4. Membangun kerjasama dan persaudaraan dalam kasih umat di lingkungan maupun di luar lingkungan
c. Program Kerja ( 2014 – 2017)
1. Membina / menjaga spiritual iman kristiani .
2. Memberdayakan diri sendiri pengurus sebagai pewarta dan pelaksana firman Tuhan , yang
berimbas pada pemberdayaan umat secara keseluruhan
3. Mewujudkanpersaudaraan dan persekutuan yang saling menguatkan dalam menghadapi tantangan hidup.
4. Memperhatikan dan membantu keluarga katolik yang mengalami masalah.
d. Kegiatan
Dalam pengabdian, pelayanan, dan pengembangan iman katolik di Lingkungan Santo Ignatius de Loyola, para pengurus dengan segenap umat lingkungan menjalankan fungsi paguyuban, peribadatan, pewartaan, dan kemasyarakatan. Dengan berjalannya keempat fungsi tersebut, lingkungan sebagai bentuk paguyuban umat beriman dengan basis keluarga yang saling berdekatan merupakan inti bagi pengembangan Gereja secara lebih luas, dan meningkatkan peran aktif kaum awan dalam tugas perutusan Gereja menjadi saksi-saksi Kristus sesuai amanat Kristus pada waktu akan naik ke sorga, “kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kis 1:8)”.
Dalam mejalankan keempat fungsi lingkungan tersebut, berbagai kegiatan rutin dan non rutin dilakukan seperti :
• Kegiatan peribadatan yaitu misa lingkungan setiap 3 bulan sekali, misa ujub, ibadat tobat dan ibadat bulanan
• Kegiatan pewartaan yaitu doa rosario pada bulan Mei dan Oktober, pendalaman Kitab Suci pada bulan Kitab Suci Nasional , pertemuan Adven, sarasehan APP dan pembinaan para katekumen
• Kegiatan sosial seperti kunjungan orang sakit, kunjungan panti sosial, dan mengakomodasi umat untuk menjadi peserta Paguyuban Pangruktilaya.
• Kegiatan lain seperti ziarah, latihan dan tugas koor, tatalaksana termasuk merangkai bunga, dan tugas parkir.
Umat lingkungan Santo Ignatius de Loyola guyub rukun sesama umat lingkungan maupun dengan masyarakat umum dalam hidup sehari-hari. Relasi umat dengan masyarakat berjalan secara harmonis dan saling menghormati. Dengan semakin menjadi paguyuban yang mengamalkan kasih Kristus, semoga Lingkungan Ignatius de Loyola menjadi saksi-saksi Kristus dan berkat bagi lingkungan sekitar, gereja, dan negara. Amin

Pages