St AGUSTINUS MESAN


1. Sejarah
Sejarah terbentuknya Lingkungan Santo Agustinus Mesan : Bermula pada tahun 2000, Paroki Administratif Santo Alfonsus de Legouri Nandan membagi wilayahnya menjadi lima bagian, dan salah satu wilayahnya adalah wilayah Selatan, dengan mengambil nama pelindung Santo Mateus. Wilayah selatan dibagi menjadi beberapa lingkungan, diantaranya Lingkungan Santo Agustinus Mesan.

Latar belakang pemberian Nama Pelindung dengan memilih Santo Agustinus adalah: Pada awal terbentuknya lingkungan ada seorang umat yang bernama Agustinus Dwijo Yuwono. Beliau bekarja pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta. Disamping kesibukannya dalam pekerjaan dan keluarga, beliau sangat peduli kepada umat di lingkungan mesan.

Pengabdiannya ke lingkungan Mesan tak kenal lelah, beliau menjadi umat yang disegani oleh umat di lingkungannya. Pengabdiannya terhadap lingkungan memberi warna rohani atau spiritualitas yang tinggi. Beliau juga menjadi Panitia Pembangunan Gereja Santo Alfonsus de Legouri Nandan sebagai Ketua Panitia Pembangunan. Sampai menderita sakitpun masih rajin dan sangat peduli terhadap perkembangan umat di lingkungan. Sebelum beliau dipanggil Tuhan pada tahun 2009, beliau meminta kepada umat Mesan untuk memakai nama Agustinus sebagai nama Pelindung lingkungan.

Hal tersebut disetujui oleh seluruh umat Mesan dan sejak saat itu Santo Agustinus disahkan menjadi nama Pelindung umat Mesan, dan diperingati setiap tanggal 28 Agustus.


Riwayat Santo Agustinus :
Ayah Agustinus mendambakan supaya anaknya yang cerdas itu kelakmenjadi orang termasyur. Maka ayahnya mengirim anaknya ke sekolah-sekolah terbaik. Mula-mula di Afrika di utara tempat kelahirannya, kemudian ke Roma dan Milano. Agustinus membaca dengan tekun segala buku ilmiah yang dapat diperolehnya. Ia mengunjungi orang cerdik pandai dan belajar dari mereka. Hasilnya Agustinus menjadi mahaguru kenamaan. Sering orang-orang Roma datang berbondong-bondong hanya untuk mendengarkan kuliah dan pidatonya. Pada waktu itu Agustinus masih kafir dan banyak sekali berbuat dosa.


Dari seorang gundik ia mendapatkan seorang anak yang mati muda.Agustinus menganut aliran keagamaan dari Persia namanya : Manikeisme. Tetapi hatinya bergejolak dan tidak tenteram “Hatiku gelisah rupanya belum segala sesuatu kuketahui”. Monika, ibunya sejak semula mengatakan bahwa Agustinus harus membaca Sabda Tuhan dalam Injil, sebab dalam Sabda Tuhan itulah terdapat lebih banyakkebijaksanaan dan kebenaran daripada dalam ilmu-ilmu duniawi, tetapi Agustinus tergelak mencemooh “ Kitab Suci terlalu sederhana bagiku, tak akan menambah pengetahuanku sedikitpun!” Tetapi ibu Monika tetap tabah dan berdoa tanpa henti agar anaknya mau menjadi Kristen.

Di Milano Agustinus bertemu dengan uskup Ambrosius, dan Agustinus menyaksikan dari dekat hidup para biarawan yang bahagya mengikuti tata-tertib yang tegas, bijaksana dan ramah. Maka hati Agustinustersentuh dan berpikir apakah Injil yang menjiwai mereka itu? Lalu ia banyak merenung dan bersemedi, dan suatu hari ia mendengar suara seorang anak namun tak terlihat olehnya “Ambil dan Bacalah” Agustinus bergegas menjamah Kitab Injil itu membuka dan membaca “ Marilah kita hidup sopan seperti dilakukan orang pada siang hari, jangan berpesta pora mabuk-mabukan. Jangan berbuat cabul dan menuruti hawa nafsu, jangan berkelahi dan iri hati. Kenakanlah Tuhan Jesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya” (Rom 13: 13-14).


Agustinus banyak mendalami filsafat dan akhirnya terbuka pikirannya dan melihat kebenaran sejati yakni wahyu llahi yang dibawakan oleh Yesus Kristus. Ia dibabtis diusia 32 th, tujuh bulan kemudian ibunya meninggal dan Agustinus kembali ke Afrika dan ditahbiskan Imampada usia 41 th dan diangkat menjadi Uskup Hippo. Ia banyak menulis buku dan banyak orang berdosa bertobat oleh karena membaca buku-bukunya.

Santo Agustinus : Uskup dan Pujangga Gereja, putera dari S. Monika. Lahir th 354 di Tagaste Afrika Utara dan wafat th 430 di Hippo dan Ia menjadi pelindung para calon Imam.
Pesta peringatan Santo Agustinus dirayakan oleh Gereja pada tanggal 28 Agustus. ( Ensiklopedi orang-orang Kudus )


DAFTAR KETUA LINGKUNGAN HINGGA SAAT INI ADALAH :
a) Bapak B.S Sularno satu periode
b) Bapak Stefanus Wasieno dua periode
c) Bapak Agapitus Sujami dua periode
d) Bapak Bambang. S satu periode dilanjutkan Bapak Charles Umbu Pajaga
e) Bapak Antonius Budi Pramono satu Periode
f) Ibu Christina Sugiarni Adji (ibu Adji) sampai sekarang


2. PENGURUS LINGKUNGAN MASA BAKTI TAHUN 2014-2017
Pengurus Lingkungan Santo Agustinus Mesan untuk masa bakti tahun 2014-2017 sebagai berikut :
Ketua : Christina Sugiarni Adji
Sekretaris : Francisca R. Endah Winarni
Bendahara : Petrus Heruwijaya
Seksi Liturgi : Yuliana Dwi Setyowati
Seksi Pewarta : Aloysius Hermawan T.T
Seksi Pelayanan : Stefanus Supriyadi
Prodiakon Paroki :

a) Agapitus Sujami
b) Aloysius Purwa Edhy Nugraha

Susunan pengurus Lingkungan kami sesuaikan dengan kebutuhan. Dengan catatan : Banyak umat yang mampu tetapi belum bersedia aktif sebagai pengurus dengan berbagai macam alasan.


3. PETA LINGKUNGAN
Lingkungan Santo Agustinus Mesan berada di kelurahan Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman. Berbatasan dengan : SEBELAH UTARA : Lingkungan Santa Martha Karangjati dan Lingkungan Santo Demitrius Kutu Dukuh. SEBELAH BARAT : Lingkungan Santo Ignatius`Rogoyudan. SEBELAH SELATAN dan SEBELAH TIMUR : Paroki Santo Albertus Jetis .


4. DEMOGRAFI LINGKUNGAN

Berdasarkan Update data yang dilakukan oleh pengurus tahun 2015, total keluarga ada 22 Kepala Keluarga, dengan jumlah 78 jiwa, terdiri dari 38 laki-laki dan 40 perempuan. Terdiri dari :

a) Kepala Keluarga.
Kepala keluarga umat didominasi oleh laki-laki 82 % dan ibu-ibu 18 %

Jumlah KKLaki-laki%Perempuan%Total %
221882418100

b) Usia umat  :
Dari faktor usia, warga lingkungan masih produktif dan potensial yi :
Golongan  UsiaLaki-lakiPerempuanJumlah%
Batita 1-3 tahun3256,4
PIUD  3,1- 5 tahun4267,6
PIA  5,1–10 tahun3256,4
PIR 10,1-16 tahun53810,3
OMK 16,1-35 th581316,7
PIOD 35,1-60 th14163038,5
PIUL, 60,1 keatas381114,1
J  U  M  L  A  H374178100

c) Tingkat Pendidikan
Tingkt PenddknLaki-lakiPerempuanJumlah%
Play group - TK5279
Sekolah Dasar45911
SLTP5279
SLTA 16193544,9
D3 – S1 4111519,7
Pasca Sarjana 4156,4
Jumlah384078100
d) Status Perkawinan
KeteranganJumlah%
Belum menikah3848,7
Menikah3443,6
Pasangan meninggal67,7
Jumlah7810e) Status catatan Nikah : Untuk catatan Nikah, umat Santo Agustinus Mesan 100 % menikah secara Katholik.

e) Status catatan Nikah : Untuk catatan Nikah, umat Santo Agustinus Mesan 100 % menikah secara Katholik.

f) Status Pekerjaan  :
KeteranganLaki-lakiPerempuan%
Pegawai Negri225,1
Pegawai Swasta 135,1
Wirausaha - Sales1-1,3
 Usaha Jasa : Bengkel mobil, pengecatan motor, Fotografi, warung sayur mayur, Salon kecantikan,Loundry dan Catering Nasi Box
5

5

10,2
Purnawirawan247,7

5. KEGIATAN LINGKUNGAN

Kegiatan di Lingkungan Santo Agustinus Mesan berjalan rutin dari waktu ke waktu dan sifatnya melanjutkan kegiatan yang sudah berjalan, dan belum muncul program baru, bahkan pelaksanaan pertemuan pengurus satu bulan satu kalipun belum dapat terlaksana dengan berbagai macam kesibukan dan alasan .
Partisipasi umat dalam berbagai kegiatan lumayan positif dengan prosentase sekitar : Anak-anak 5 % ibu-ibu 60 % bapak-bapak 20 % selebihnya belum mengikuti kegiatan dengan berbagai alasan.


KEGIATAN UMAT ANTARA LAIN :
a) Doa Rosario 
Kegiatan doa Rosario dilakukan dalam satu bulan penuh pada bulan Mei dan bulan Oktober setiap tahunnya. Dalam kegiatan ini dilaksanakan ditempat umat secara bergiliran dan disepakati untuk tidak menyediakan hidangan kecuali dilanjutkan dengan latihan koor, dan umat yang terlibat cukup banyak dan juga mengalami pasang surut.
b) Ibadat Lingkungan APP dan Adven
Ibadat ini dilaksanakan setiap tahunnya sesuai jadwal dari Paroki dan dipandu oleh Prodiakon dan umat yang mempunyai Pengetahuan/ kepandaian untuk itu.
c) Missa Lingkungan.
Misa Lingkungan diadakan sesuai jadwal yang dikeluarkan oleh Paroki dan Ujub dari umat.
d) Latihan Koor.
Latihan Koor dilakukan secara rutin apabila mendapatkan tugas Koor dari Paroki dan latihan diadakan dirumah umat yang bersedia ketempatan.
e) Pertemuan bulanan.
Pertemuan bulanan ini rutin dilaksanakan dan diisi dengan doa, arisan, iuran caos dahar Romo, iuran Pangruktilaya, mengumpulkan Kartu Persembahan Keluarga danmendengarkan pengumuman-pengumuman baik dari Paroki, lingkungan maupun dari ibu-ibu WK.
f) Kunjungan Sosial.
Kunjungan sosial dimaksudkan mengunjungi umat yang menderita sakit baik dirumah maupun di rumah sakit dan umat yang melahirkan.

6. POTENSI LINGKUNGAN
Potensi umat di lingkungan Santo Agustinus Mesan antara lain :
a) Dosen 2 orang, Guru 3 orang
b) Bidang Jasa :
• Bengkel Mobil bapak Stefanus Wasieno, bapak dan ibu Charles
• Pengecatan motor bapak Stefanus Haryanto
• Fotografi bapak Antonius Rah Utomo
• Salon kecantikan Ibu Maris
• Loundry bapak dan ibu Harmawan

c) Warung Sayur mayur ibu Surip
d) Catering Nasi Box Ibu Emiliana Sri Sunarti.

Pages